Pentingnya Pendidikan Kewarganegaraan


Jumat, 26 Juni 2020

no image

Sejarah Pendidikan Kewarganegaraan

Sejarah Pendidikan Kewarganegaraan (civics education) di dunia diperkenalkan untuk pertama kalinya pada tahun 1790 di Amerika Serikat. Tujuan Pendidikan Kewarganegaraan (civics education) agar penduduk Amerika Serikat yang memiliki keragaman suku bangsa yang berasal dari banyak negara di dunia yang datang ke Amerika. Diharapkan dengan “Civics” akan memiliki satu indentitas sebagai bangsa Amerika.

pendidikan kewarganegaraan indonesia

Pengertian Civics menurut Henry Randall Waite adalah “The science of citizenship, the relation of man, the individual, to man in organized collection, the individual in his relation to the state”. Pengertian terjemahan umum pendidikan kewarganegaraan tersebut adalah ilmu yang membicarakan hubungan antara manusia dengan manusia dalam perkumpulan perkumpulan yang terorganisasi (organisasi social ekonomi, politik) dengan individu-individu dan dengan negara.

Pendidikan Kewarganegaraan di Indonesia
Sejarah Pendidikan Kewarganegaraan di Indonesia dimulai pada tahun 1957 saat pemerintahan Sukarno atau yang lebih dikenal dengan istilah civics. Penerapan Civics sebagai pelajaran di sekolah-sekolah dimulai pada tahun 1961 dan kemudian berganti nama menjadi pendidikan Kewargaan negara pada tahun 1968.

Mata pelajaran pendidikan kewarganegaraan resmi masuk dalam kurikulum sekolah di Indonesia pada tahun 1968. Saat terjadi pergantian tahun ajaran yang awalnya Januari – Desember dan diubah menjadi Juli – Juni pada tahun 1975, nama pendidikan kewarganegaraan diubah oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Indonesia menjadi Pendidikan Moral Pancasila (PMP).

Nama mata pelajaran PMP diubah lagi pada tahun 1994 menjadi Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn). Pada masa Reformasi PPKn diubah menjadi PKn dengan menghilangkan kata Pancasila yang dianggap sebagai produk Orde Baru.
no image

Pandangan Siswa Tentang Pendidikan Kewarganegaraan

Pendidikan kewarganegaraan merupakan salah satu mata pelajaran bagi anak-anak SD,SMP,SMA sederajat. Mata pelajaran ini merupakan mata pelajaran yang mempelajari tentang ilmu kewarganegaraan yang mana mempelajari tata cara menjadi warga negara yang baik dan mengkaji ilmu-ilmu disekitar kita untuk berkomunikasi, berinteraki dan berintegrasi dengan masyarakat lain di dalam lingkup negara republik indonesia. Indonesia merupakan negara dengan banyak suku, ras, bahasa, serta agama yang berbeda-beda. Disinilah peran pendidikan kewarganegaraan berfungsi, sebagai media penyalur untuk mempelajari keanekaragaman bangsa ini.

Pendidikan kewaganegaraan sebagai mata pelajaran yang vital. Kenapa saya sebut vital ? menurut saya pendidikan kewarganegaraan merupakan pendidikan yang mencakup segala hal yang berkaitan dengan berbangsa dan bernegara. Pendidikan ini juga berfungsi sebagai wadah bagi beberapa disiplin ilmu yang ada diantaranya hukum, sejarah, politik, dan juga sosial. Semua itu saling berkaitan satu sama lain, dan tidak berdiri sendiri-sendiri.

Namun pada saat ini, sangat disayangkan dikala moral pemuda yang semakin merosot, tindak kriminal terjadi dimana-mana, semakin maraknya kasus KKN, dan ketidakadilan hukum yang semakin kentara, peran pendidikan kewarganegaraan juga diabaikan oleh pemuda-pemuda saat ini karena mereka berangapan bahwa pendidikan kewarganegaraan merupakan pendidikan atau mata pelajaran yang membosankan, mata pelajaran yang tidak terlalu berpengaruh terhadap kehidupan mereka, dan bahkan ada juga yang berpendapat bahwa pendidikan kewarganegaraan merupakan pendidikan yang tidak penting dibandingkan dengan mata pelajaran lain.

dalam berbagai penelitian, ada banyak faktor yang mempengaruhi pandangan para pelajar sehingga mereka berargumen seperti yang tertulis diatas tadi. Beberapa faktor tersebut daintarannya ialah:

  1. faktor guru yang tidak kompeten pada bidangnya
  2. faktor sistem pembelajaran yang diterapkan oleh guru terkesan membosankan
  3. faktor kurikulum yang mengesampingkan mata pelajaran yang tidak diujikan


dan masih banyak lagi yang menjadi faktor pendidikan kewarganegaraan diabaikan oleh siswa/siswi. Sebenarnya semua tergantung pada Guru yang mengampu mata pelajaran pendidikan kewarganegaraan untuk menjadiakan mata pelajaran ini menjadi mata pelajaran yang lebih menarik dan inovatif supaya mata pelajaranyang tidak kalah saing dengan mata pelajaran yang lain
no image

Manfaat Mempelajari PKn

Manfaat Mempelajari PKn
   
Pendidikan Kewarganengaraan merupakan suatu disiplin ilmu yang sangat penting bagi warga negara didalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara. Sesuai dengan kesepakatan para pakar dan akademisi PKn di Indonesia, PKn terdiri dari beberapa disiplin ilmu, yaitu mencakup politik, hukum, moral dan juga terdapat unsur pendidikan didalamnya. Dilihat dari disiplin ilmu yang dalam PKn, kita dapat mengambil manfaat dari Pkn.

Pertama politik, politik tidak dapat kita pisahkan dari kehidupan sehari-hari kita, setiap hari kita berpolitik baik itu kita sadari maupun tidak, misalnya saat kita berada di sekolah mengemukakan pendapat, kemudian berusaha untuk mempertahankan pendapat itu agar diterima dan diikuti oleh orang lain, itu sudah bagian dari politik. Jadi, dengan Pkn itu kita bisa mempelajari bagaimana cara berpolitik dengan orientasi sebagai negarawan bukan sebagai politikus, karena negarawan mementingkan rakyatnya bukan golongan atau dirinya sendiri.

Kemudian hukum, dengan mempelajari hukum yang tentunya sudah dibungkus dalam kemasan Pkn, kita akan mendapat manfaat berupa pengetahuan tentang hukum, sebagai warga negara yang baik, kita harus mematuhi dan sadar dengan hukum tentunya hukum yang kita patuhi adalah hukum yang baik, dan sesuai dengan nilai – nilai yang ada. Apabila hukum itu tidak baik maka kita harus membenahi dengan cara yang telah ditetapkan atau yang ada (judial review).

Ketiga moral, moral sendiri akan membatasi kita dan memberikan rambu – rambu kepada kita bagaimana kita berpolitik, kemudian memaknai hukum. Jadi, dengan mempelajari moral yang ada di Pkn, kita akan mengerti tentang batasan – batasan kita sebagai warga negara dan menjadi warga negara yang baik yang mempunyai kontribusi bagi kesejahteraan bangsa dan negaranya.

Dengan mempelajari Pkn kita akan mendapat manfaat yaitu kita akan mengetahui bagaimana berpolitik yang baik, penerapan hukum yang baik dan batasan – batasan dalam politik dan hukum, guna menjadi warga negara yang baik. Jadi, Pkn merupakan pendidikan politik yang mengajarkan kita mengenai peranan kita sebagai warga negara yang baik berupa hak dan kewajiban, sehingga dapat melahirkan warga negara yang bertanggungjawab dalam peranannya.
no image

Pentingnya Pendidikan Kewarganegaraan bagi Mahasiswa

Pendidikan kewarganegaraan sejatinya adalah sebuah bentuk pendidikan untuk generasi penerus yang bertujuan agar mereka menjadi warga negara yang berpikir tajam dan sadar mengenai hak dan kewajibannya dalam hidup bermasyarakat dan bernegara.

Selain itu, pendidikan ini juga bertujuan untuk membangun kesiapan seluruh warga negara agar menjadi warga dunia (global society) yang cerdas.

Apa Saja yang Dipelajari dalam Pendidikan Kewarganegaraan?
Cakupan materi yang diajarkan dalam pendidikan ini sangat banyak. Beberapa bahasan penting yang akan diajarkan adalah:

         1. Hak Asasi Manusia
Dalam bahasan ini, generasi penerus bangsa akan diajarkan mengenai hak-hak manusia yang hidup di dunia ini. Selain itu, mereka akan diberikan pemahaman mengenai pentingnya menghargai dan menghormati hak-hak manusia tersebut.

         2. Hak dan Kewajiban sebagai Warga Negara Indonesia
Sebagai warga negara Indonesia, generasi penerus bangsa akan diberikan pemahaman mengenai proses berbangsa serta bernegara, hak, dan kewajiban seorang warga negara Indonesia terhadap negerinya.

        3. Bela Negara
Dalam bahasan ini, mereka akan diberikan pemahaman mengenai makna dari bela negara. Kemudian, mereka akan diberi contoh bela negara yang bisa dilakukan. Selain itu, ada pula pemahaman mengenai demokrasi pancasila.

4. Wawasan Nusantara

Dalam wawasan nusantara, mereka akan belajar mengenai sejarah bangsa Indonesia.     

       5. Ketahanan Nasional

Pada bahasan ini, mereka diberikan pemahaman mengenai konsep ketahanan nasional yang bisa menjamin kelangsungan hidup dalam berbangsa dan bernegara.

       6. Politik Strategi Nasional

Di bahasan politik strategi nasional ini para generasi penerus akan belajar mengenai politik dan strategi nasional yang bertujuan untuk mengikuti perkembangan zaman dan perdagangan bebas.

Pentingnya atau Manfaat Pendidikan Kewarganegaraan bagi Mahasiswa

Pendidikan kewarganegaraan harus dipelajari oleh seluruh generasi muda, dari tingkat SD hingga tingkat universitas. Mengapa pendidikan ini penting untuk mahasiswa? Ini dia alasannya:
      1. Mahasiswa Menjadi Pribadi yang Mengetahui Hak dan Kewajibannya sebagai Warga Negara Indonesia
Mahasiswa yang mendapat pendidikan ini akan mengetahui hak dan kewajibannya terhadap negeri tercintanya. Dengan begitu, mahasiswa bisa menjadi pelopor kehidupan berbangsa dan bernegara yang berkeadilan, berberkemanusiaan, dan demokratis.
    2. Mahasiswa Menjadi Pribadi yang Berpikir Kritis
Dengan adanya pendidikan semacam ini, mahasiswa bisa berpikir kritis mengenai isu nasional dan internasional. Diharapkan, mahasiswa menjadi agent of change atau agen pembaharuan yang mendorong perubahan sosial dan ekonomi secara terencana.
     3. Mahasiswa Menjadi Pribadi yang Bertoleransi Tinggi
Pendidikan ini bisa membuat mahasiswa menjadi paham akan budaya dan adat dari segala suku bangsa di Indonesia. Dengan begitu, mahasiswa bisa menjadi generasi penerus bangsa yang memiliki toleransi tinggi terhadap adat dan budaya yang berbeda.
     4. Mahasiswa Menjadi Pribadi yang Cinta Damai
Dengan belajar mengenai demokrasi, diharapkan mahasiswa bisa menjadi sosok penerus bangsa yang demokratis dan cinta damai, sehingga tujuan demokrasi pancasila di Indonesia bisa tercapai.
     5. Mahasiswa Menjadi Sosok yang Mengenal dan Berpartisipasi dalam KehidupanPolitik Lokal, Nasional, dan Internasional
Dengan pendidikan ini, mahasiswa diharapkan bisa memahami dengan baik dan berpartisipasi penuh dalam kehidupan politik lokal, nasional, dan internasional.
no image

Pendidikan Kewarganegaraan dalam Kehidupan

Dalam dunia pendidikan tentunya kita sudah akrab dengan mata pelajaran Pendidikan Kewarganegaraan. Pendidikan Kewarganegaraan sendiri merupakan pendidikan yang mengingatkan kita akan pentingnya nilai-nilai hak dan kewajinan suatu warga negara agar setiap hal yang di kerjakan sesuai dengan tujuan dan cita-cita bangsa dan tidak melenceng dari apa yang di harapkan. Karena di nilai penting, pendidikan ini sudah di terapkan sejak usia dini di setiap jejang pendidikan mulai dari yang paling dini hingga pada perguruan tinggi agar menghasikan penerus --penerus bangsa yang berkompeten dan siap menjalankan hidup berbangsa dan bernegara.

Mata pelajaran pendidikan kewarganegaraan resmi masuk dalam kurikulum sekolah di Indonesia pada tahun 1968. Pada tahun 1975, nama pendidikan kewarganegaraan diubah oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Indonesia menjadi Pendidikan Moral Pancasila (PMP). Nama mata pelajaran PMP diubah lagi pada tahun 1994 menjadi Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn). Pada masa Reformasi PPKn diubah menjadi PKn dengan menghilangkan kata Pancasila yang dianggap sebagai produk Orde Baru. Dimasukkanya mata pelajaran pendidikan kewarganegaraan oleh pemerintah memiliki maksud dan tujuan tersendiri yaitu agar warga negara Indonesia memiliki jiwa nasionalisme yang tinggi.

Penerapan pendidikan kewarganegaraan pun kini selalu kita temui dalam kehidupan sehari -- hari terutama dalam aspek sosial. Pendidikan kewarganegaraan memberi pengaruh yang cukup besar dalam kehidupan sosial. Berikut adalah bentuk penerapannya dalam kehidupan sosial pada lingkungan:

Sekolah

Dalam lingkungan sekolah, penerapan pendidikan kewarganegaraan dapat diwujudkan dalam upacara bendera, seperti bagaimana kita bersikap dalam upacara itu. Kita diajarkan untuk besikap khidmat dalam upacara. Selain itu, kita dapat menerapkannya dengan mengikuti kegiatan sekolah seperti organisasi paskibra sebagai bentuk pengabdian kepada negara.

Masyarakat

Dalam kehidupan bermasyarakat kita tentu mengerti akan perbedaan yang terkandung didalamnya baik agama, ras, suku, dsb. Oleh karena itu, kita diajarkan untuk selalu menjunjung tinggi toleransi akan perbedaan -- perbedaan yang ada agar seluruh warga negara dapat hidup rukun dan damai.

Selain dalam kehidupan sosial, kita juga bisa menerapkannya dalam lalu lintas dengan tertib berlalu lintas dan mematuhi segala peraturannya. Kita juga sebaiknya tidak enggan untuk mengingatkan anggota masyarakat yang melanggar peraturan lalu lintas.

Hidup dalam masyarakat yang berbudaya, kita harus turut meneruskan tradisi dalam menjaga persatuan agar selalu tercipta kedamaian dalam masyarakat. Hal itu dapat kita lakukan dengan terus menjunjung tinggi toleransi serta keadilan sosial.

Pada akhirnya pendidikan kewarganegaraan dapat menjadi sumber pengetahuan akan bagaimana seharusnya kita berperilaku sebagai warga negara yang baik. Pendidikan kewarganegaraan mengajarkan kita untuk menjadikan Pancasila sebagai pondasi kita sebagai warga negara dalam berperilaku. Pendidikan kewarganegaraan bukan hanya sekedar mata pelajaran yang dijadikan bahan studi dan harus kita pelajari. Tetapi pendidikan kewarganegaraan juga harus kita terapkan dalam kehidupan kita.

Senin, 11 Mei 2020

no image

Pentingnya Pendidikan Kewarganegaraan Sejak Dini

Pendidikan kewarganegaraan merupakan mata pelajaran yang wajib dan harus dipelajari oleh anak-anak mulai dari Sekolah Dasar. Mengapa demikian? Karena penting sekali bagi mereka untuk mengetahui dan memahami tentang bangsa dan negara Indonesia.

Supaya mereka terdidik dari kecil untuk memiliki rasa cinta tanah air yang tinggi dan memiliki kesadaran yang tinggi untuk menjaga kemerdekaan Indonesia yang sudah diperjuangkan oleh para pahlawan-pahlawan bangsa yang berhasil mengusir penjajah. Jika sejak kecil sudah tertanam dasar yang baik, maka ia akan bertumbuh dengan baik juga kedepannya. Kita sebagai bagian dari bangsa Indonesia juga mempunyai peran yang sama untuk menjaga dan mempertahankan dasar negara kita, Indonesia.

Namun yang terjadi belakangan ini, mata pelajaran kewarganegaraan kerap dipandang sebelah mata oleh banyak pihak. Padahal, Pendidikan Kewarganegaraan atau yang sering disebut PKN adalah mata pelajaran yang harus diberikan dengan baik agar anak-anak paham. Banyak juga , anak-anak zaman sekarang yang tidak hapal Pancasila, sungguh miris. Hal ini tidak seharusnya terjadi, jika pendidikan kewarganegaraan disampaikan  dengan  baik. Oleh karena itu, Para lembaga pendidikan, terutama tenaga pengajar dituntut untuk bisa menyampaikan setiap materi pendidikan kewarganegaraan dengan sejelas-jelasnya.


Hal ini harus dilakukan untuk membentuk pribadi anak sebagai generasi penerus bangsa yang baik. Karena pada akhirnya nanti, anak-anak ini juga akan terjun ke masyarakat secara langsung dan otomatis mereka harus sudah paham akan nilai-nilai Pancasila dan mengaplikasikannya dengan baik bukan malah ingin mengubah atau menghancurkan dasar negara kita sendiri. Dan anak-anak sebagai generasi penerus ini nantinya harus bisa menjaga Pancasila dan UUD 1945 sebagai dasar negara Indonesia.

Oleh sebab itu, pendidikan kewarganegaraan sangat penting disampaikan sejak dini kepada anak-anak kita. Tidak hanya sekolah dan lembaga pendidikan, keluarga juga berpengaruh dalam mendidik karakter dan kesadaran anak akan pendidikan berbangsa dan bernegara. Dengan begitu, kita bisa menghasilkan calon-calon generasi bangsa yang baik dan yang bisa membuat Indonesia menjadi negara yang lebih baik lagi.

Namun yang masih harus dilakukan oleh menteri pendidikan Indonesia  adalah mengajak sekolah-sekolah yang ada untuk memaksimalkan tenaga pengajar yang berkualitas untuk bisa menyampaikan setiap materi Kewarganegaraan dengan baik kepada para murid dan kesadaran yang tinggi juga dari lembaga pendidikan untuk lebih mengutamakan pendidikan kewarganegaraan demi Indonesia yang lebih baik. Perlu kesadaran dari berbagai pihak untuk bisa mengubah situasi ini. Oleh karena itu, mari kita bantu menciptakan generasi muda penerus bangsa yang baik demi mewujudkan  Indonesia yang lebih baik!

Kamis, 09 April 2020

no image

Pendidikan Kewarganegaraan

Setiap kali kita mendengar kata kewarganegaraan, secara tidak langsung otak merespon dan mengaitkan kewarganegaraan dengan pelajaran kewarganegaraan pada saat sekolah, dan mata kuliah kewarganegaraan pada saat kita kuliah. Bisa jadi kata kewarganegaraan di dalam memori otak tersimpan kuat karena setiap tahun dari sekolah dasar hingga sekolah menengah atas ada pelajaran kewarganegaraan yang harus dipelajari, dan ternyata saat kuliah juga ada. Dan di dalam bangku perkuliahan kita akan mempelajari lebih dalam seberapa pentingnya pendidikan kewarganegaraan bagi kehidupan berbangsa dan bernegara.
Tujuan Pendidikan Kewarganegaraan adalah mewujudkan warga negara sadar bela negara berlandaskan pemahaman politik kebangsaan, dan kepekaan mengembangkan jati diri dan moral bangsa dalam perikehidupan bangsa.

Pendidikan kewarganegaraan sangat penting. Dalam konteks Indonesia, pendidikan kewarganegaraan itu berisi antara lain mengenai pruralisme yakni sikap menghargai keragaman, pembelajaran kolaboratif, dan kreatifitas. Pendidikan itu mengajarkan nilai-nilai kewarganegaraan dalam kerangka identitas nasional.


HAL-HAL PENTING DALAM PKN
1. Pendidikan kewarganegaraan mengajarkan siswa untuk mampu memahami dan melaksanakan hak dan kewajiban secara sopan santun, jujur, dan demokratis serta ihklas sebagai warga negara terdidik dalam kehidupannya selaku warganegara Republik Indonesia yang bertanggung jawab bersama. Ini merupakan hal yang mendasar dalam pelajaran pendidikan kewarganegaraan. Tanggung jawab sangat penting dalam proses ini.
2. Dalam pembelajaran ini dibahas lagi tentang bagaimana kita warga negara untuk ikut dalam berpolitik. Karena akan kepedulian terhadap politik kita bangsa Indonesia. Tanpa kekacauan merupakan hal terpenting dalam menjaring hubungan yang baik antara warga dan pemerintah.
3. Memberikan pengajaran kepada siswa untuk saling memahami sesama warga neraga. Saling tenggang rasa, toleransi dan saling menghormati satu sama lainnya.
4. Memberikan pengetahuan kepada para siswa dan pelajar mengenai sistem pemerintahan dan tentang peraturan negara yang berlaku baik yang tertulis maupun yang tidak tertulis. Juga untuk membuka kesadaran kita akan pentingnya bela dan cinta tanah air. Karena kita hidup disini dan secara bersama.


Dengan ini, sesungguhnya Pendidikan Kewarganegaraan sangat penting untuk diajarkan oleh anak idik bangsa kita sendiri. Sesungguhnya pendidikan kewarganegaraan tidak hanya harus di ajar tetapi juga harus di leksanakan, karena pendidikan kewarganegaraan juga membawa ajaran dari pancasila yang juga harus kita amalkan baik perbuatan atau segala macamnya.